Sholat istikharah adalah sholat sunnat yang dilakukan untuk memohon
pertologan Allah dalam menentukan suatu keputusan. Sholat istikharah
sangat dianjurkan oleh Rasulullah Muhammad saw jika kita menghadapi
dilemma dalam mengambil keputusan. Dengan sholat istikharah, diharapkan
keputusan yang kita ambil mendapat ridho dari Allah SWT.
Tata cara shalat Istikharah:
Sholat istikharah dikejakan sebanyak 2 rakaat, dengan cara seperti kita
melakukan sholat-sholat yang lain. Namun pada sholat istikharah, setelah
membaca surat Al Fatihah pada rakaat pertama dianjurkan untuk membaca
surat Al kaafiruun. Sedang pada rakaat kedua sholat istikharah, setelah
membaca Al Fatihah dianjurkan untuk membaca surat Al Ikhlas.
adapun Niat dan Doa shalat isthikharah:
Artinya:
“Aku shlat sunnah istikharah dua raka’at karena Allah Ta’alla”
Kemudian diteruskan dengan berdoa:
اللَّهُمَّ إِنيِّ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ اْلعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ, وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ, وَأَنْتَ عَلاَّمُ اْلغُيُوْبِ. اللَّهُمَّإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمِّي حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِي فيِ دِيْنيِ وَمَعَاشيِ وَعَاقِبَةِ أَمْرِي، عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاقْدُرْهُ ليِ وَيَسِّرْهُ ليِ، ثُمَّ بَارِكْ ليِ فِيْهِ. وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ ليِ فيِ دِيْنيِ وَمَعَاشيِ وَعَاقِبَةِ أَمْرِي، عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنيِّ وَاصْرِفْنيِ عَنْهُ، وَاقْدُرْ لِيَ اْلخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنيِ بِهِ
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepa-da-Mu dengan
ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi
persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon kepada-Mu sesuatu dari
anugerah-Mu Yang Maha-agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa sedang aku
tidak kua-sa. Engkau mengetahui sedang aku tidak mengetahui dan Eng-kau
adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila Engkau
mengetahui bahwa urusan ini (di sini, orang yang mem-punyai hajat
hendaknya menyebutkan persoalannya) adalah baik untuk agamaku,
kehidupanku, dan akibatnya terhadap diriku, di dunia atau akhirat, maka
taqdirkanlah untukku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan
tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini berbahaya bagiku
dalam agama, kehidupanku dan akibatnya terhadap diriku, maka jauhkanlah
persoalan tersebut dariku dan jauhkanlah aku darinya, taqdirkan kebaikan
untukku di mana pun ia berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku”
(HR. al-Bukhari)
Sebagai manusia dan mahkluk ciptaan Allah SWT ada baiknya jika kita diuji dalam kondisi pilihan yang sulit melakukan shalat Istikharah semoga hal ini dapat menjadi sebuah informasi yang bermanfaat bagi kita semua sesama muslim.
